Review Buku Novel Fiersa Besari berjudul Garis Waktu - Cari Aja Disini

Review Buku Novel Fiersa Besari berjudul Garis Waktu

Review Buku Novel Fiersa Besari "Garis Waktu" – Selamat datang kembali sama admin, pada kesempatan kali ini saya akan membahas sedikit tentang buku novel buatan fiersa besari yakni Garis Waktu.

Novel Garis Waktu menceritakan sosok "aku" dan "kamu" dengan tentu saja dinarasikan oleh si "aku", merupakan pengalaman dari Fiersa sendiri. Kata tersebut diberikan pada buku itu agar si pembaca merasakan apa yang di rasakan sama pembuatnya.

Review Buku Novel Fiersa Besari berjudul Garis Waktu


Saya membaca buku ini karena ada seseorang teman saya yang menawarkan dan memberitahu bahwa ia telah membaca bukunya dengan nikmat dan merekomendasikan novel tersebut kepada Saya.

Kemudian Saya tertarik karena kata-kata Fiersa yang di beritahu oleh kawan saya yakni "Untuk apa patah hati bila tidak jadi royalti'. Sebuah kalimat yang sangat mengusik, tapi saya sedikit setuju rasa sakit bisa saja akan menjadi dinding kokoh untuk karya yang besar.

Anda jika ingin membaca novel ini mungkin agak sedikit merasa sedih karena mengapa menurut saya buku tersebut sangat cocok feelingnya untuk yang sedang merasakan penyesalan ataupun rasa sakit yang mendalam.

Saya ingat beberapa kata kata yang telah saya baca merujuk pada orang yang sedang patah hati karena pacaran, di tinggal sama pacarnya ataupun di tinggal kawin sama yang lain wkwkwk.

Teks “Aku marah bukan berarti tak peduli, aku diam bukan berarti tak memperhatikan, aku hilang bukan berarti tak ingin dicari” Anda sendiri bisa menyimpulkan bahwa setiap kata katanya selalu memiliki arti yang mendalam soal percintaan.

Ada lagi "Beberapa orang tinggal dalam hidupmu agar kau menghargai kenangan. Beberapa orang tinggal dalam kenangan agar kau menghargai hidupmu."

Dari kata kata tersebut akhirnya mengajarkan kepada kita semua bahwa tidak ada yang bisa kita genggam untuk selamanya, apapun itu kita akan berpisah, entah itu pacar kita selingkuh ataupun istri kita yang telah duluan pergi ke alam baka.

Review Buku Novel Fiersa Besari berjudul Garis Waktu


Tuhan telah mengatur bagaimana proses kehidupan ini berlanjut, karena pada umumnya kebahagiaan datang pada waktu dan seseorang yang tepat.

Mungkin dari kalian banyak yang tidak suka buku ini karena banyak yang menganggap bahwa buku novel tersebut terkesan sangat alay kata katanya dan juga lebih ke percintaan dan kehidupan isinya.

"Kemarau kini sudah berubah menjadi musim penghujan. Pada suatu sore, tatkala awan kelabu sedang luruh bergemuruh, datanglah sepucuk surat berhias pita emas; terselip di pintu rumahku. Ada namamu dan namanya, bersiap mengikat janji untuk selamanya. Sementara aku, mantan kekasihmu, harus berbesar hati melihatnya memboyongmu sebagai hadiah termanis."

Secara keseluruhan buku novel itu banyak mengambil setting dari cerita secara imajinatif seperti halnya rumah, dan dermaga (diibaratkan dengan hati untuk tempat kembali). Akan tetapi, ada juga beberapa setting cerita yang memiliki realitas nyata seperti rumah kayu yang 'Kamu' dan 'Aku' impikan di tepi pantai.

Saya merekomendasikan untuk Anda novel garis waktu karena ceritanya sangat menyenangkan dan banyak dari kisahnya sama dengan seperti yang kita rasakan, novel ini isinya bisa menceritakan isi dari curahan hati kita juga loh.

Mungkin itu saja yang bisa saya bahas tentang Review Buku Novel Fiersa Besari "Garis Waktu" semoga yang telah Anda baca dari artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua, jangan lupa di share ya terima kasih.

Belum ada Komentar untuk "Review Buku Novel Fiersa Besari berjudul Garis Waktu"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel