Fakta Menarik Vitamin D Beserta Manfaatnya Untuk Kesehatan - Cari Aja Disini

Fakta Menarik Vitamin D Beserta Manfaatnya Untuk Kesehatan


manfaat vitamin D

Vitamin D adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh guna menjaga kadar kalsium dan fosfat. Vitamin yang larut dalam lemak ini diperlukan tubuh untuk membantu penyerapan kalsium dan fosfat, yaitu mineral yang penting bagi pembentukan dan perlindungan tulang dan gigi.

Vitamin D dibutuhkan oleh anak-anak hingga orang dewasa untuk menjaga kesehatan tulang. Selain berguna untuk tulang, masih banyak manfaat vitamin D yang bisa dirasakan oleh tubuh. Mulai dari mengatur kadar kalsium, sampai mencegah sejumlah penyakit serius.

Meski umum disebut sebagai vitamin, sebenarnya vitamin D bukan semata-mata vitamin, namun dianggap sebagai pro-hormon. Vitamin adalah nutrisi yang harus diperoleh melalui makanan atau suplemen, karena tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. Namun, vitamin D mampu diproduksi oleh tubuh manusia dari sinar matahari yang diserap kulit.

Manfaat Vitamin D Untuk Kesehatan


Selama ini banyak orang mengenal vitamin D hanya memiliki manfaat untuk kesehatan tulang, otot, dan gigi. Faktanya, vitamin D juga memiliki lain yang bermanfaat bagi tubuh. Apa saja manfaat vitamin D?

1. Menjaga Kesehatan Tulang
Vitamin D merupakan salah satu vitamin esensial yang sangat dibutuhkan tubuh. Tubuh memerlukan vitamin ini untuk menyerap kalsium dan meningkatkan pertumbuhan tulang. Tanpa asupan vitamin D yang cukup, tubuh Anda tidak bisa membentuk hormon kalsitriol yang memadai untuk menyerap kalsium dari makanan. Akibatnya, tubuh Anda mengambil persedian kalsium dari tulang.

2. Mengontrol Gula Darah
Berdasarkan penelitian, vitamin ini diketahui dapat membantu meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, sehingga mencegah terjadinya resistensi insulin. Resistensi insulin sendiri sering kali menjadi tanda awal dari penyakit diabetes tipe 2.

3. Meningkatkan Daya Ingat
Manfaat vitamin D yang pertama adalah kemampuannya meningkatkan daya ingat. Bagi Anda yang sudah lanjut udis sebaiknya untuk lebih perhatian terhadap asupan vitamin D, karena sebuah penelitian menemukan orang yang lanjut usia berisiko mengalami kekurangan vitamin D dan mengalami penurunan daya ingat, analisis, dan kemampuan untuk fokus, dibanding orang lanjut usia dengan kadar vitamin D yang cukup dalam tubuhnya.

4. Mencegah Kanker
Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of American Medical Association, para peneliti menemukan bahwa vitamin ini memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Penelitian lainnya juga menemukan bahwa vitamin ini mampu mengubah gen yang mengendalikan peradangan, kematian sel dan proliferasi sel, serta mengganggu hormon pertumbuhan IGF-1 dan hormon lainnya yang memicu pertumbuhan tumor.

5. Menurunkan Tekanan Darah
Satu studi menemukan bahwa lansia dengan hipertensi yang diberikan asupan vitamin D secara rutin diketahui memiliki tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik yang lebih rendah. Studi yang sama juga menemukan bahwa pemberian vitamin D dan kalsium secara bersamaan menyebabkan penurunan yang lebih besar pada tekanan darah sistolik dan diastolik.

6. Membantu Pertumbuhan Janin
Selama kehamilan, seorang wanita berisiko kehilangan kalsium akibat kebutuhan janin dalam kandungan dan meningkatnya pengeluaran kalsium melalui urin. Parahnya lagi, kondisi tersebut akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa seorang wanita yang kekurangan asupan vitamin ini selama kehamilan lebih rentan mengalami preeklampsia, kelahiran prematur, diabetes gestasional, dan infeksi bakterial vaginosis. Nah, maka dari itu, penting bagi para wanita untuk memenuhi kebutuhan vitamin D selama kehamilan.

7. Menurunkan Berat Badan
Sejumlah penelitian mengungkapkan, bahwa orang yang mengalami obesitas sering kali memiliki kadar vitamin D yang rendah. Lemak ini membuat vitamin D terperangkap di dalamnya sehingga tidak bisa dimanfaatkan oleh bagian tubuh lainnya. Meski begitu, apakah obesitas yang menyebabkan rendahnya kadar vitamin D atau justru sebaliknya, para pakar kesehatan belum bisa memastikannya dengan pasti.

8. Mengatasi Depresi
Manfaat vitamin D berikutnya adalah mengurangi risiko gangguan saraf dan depresi. Vitamin D diperacaya berperan dalam perkembangan dan fungsi otak. Saat kadar vitamin D di dalam tubuh seseorang tercukupi, risiko depresi bisa berkurang.

9. Menurunkan Resiko Penyakit Jantung
Manfaat vitamin D lainnya adalah menurunkan risiko penyakit jantung. Jika kadar vitamin D dalam tubuh rendah hal itu akan menimbulkan masalah seperti serangan jantung dan stroke. Meski begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui dosis vitamin D yang tepat agar risiko penyakit dapat diturunkan.

10. Meningkatkan Sistem Imun
Sebuah penelitian menemukan seseorang dengan kadar vitamin D yang rendah berisiko terkena multiple sclerosis dan beberapa penyakit tiroid, penyakit Crohn, artritis hingga psoriasis. Sedangkan, vitamin D sendiri turut serta dalam memengaruhi sistem imunitas tubuh. Oleh karena itu, agar Anda tidak terkena sejumlah penyakit tersebut, Anda harus mengonsumsi vitamin D.

Baca Juga:
14 Manfaat Vitamin E Bagi Kesehatan Beserta Penjelasannya
Manfaat Vitamin B Kompleks Bagi Kesehatan Tubuh
16 Manfaat Vitamin C Bagi Kesehatan Tubuh dan Kecantikan Kulit
Pentingnya Vitamin A Bagi tubuh Beserta Manfaatnya

Akibat Kekurangan Vitamin D


Kekurangan vitamin D atau defisiensi vitamin D adalah kondisi di mana tubuh tidak mendapatkan asupan vitamin tersebut secara cukup. Ini bisa terjadi karena kurang mengonsumsi makanan sumber vitamin D atau jarang terpapar sinar matahari.

Kekurangan vitamin D tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya, kondisi ini bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami sejumlah gangguan kesehatan.

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan kekuatan tulang. Biasanya ditandai dengan tulang kaki yang bengkok. Pada anak-anak, kondisi ini disebut penyakit rakitis, sedangkan pada orang dewasa, disebut osteomalacia.

Cara Memenuhi Kebutuhan Vitamin D


Mencukupi asupan vitamin D harian dapat menjaga tulang agar kuat dan sehat, serta mencegah berbagai penyakit akibat kekurangan vitamin ini. Caranya adalah dengan mengonsumi makanan yang kaya akan vitamin D, seperti susu sapi, susu kedelai, yogurt, telur, dan minyak ikan. Makanan laut, seperti ikan sarden dan tuna, juga merupakan sumber vitamin D yang baik untuk dikonsumsi. Berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 20-30 menit, setidaknya 2 kali seminggu dan mengonsumsi suplemen vitamin D, jika diperlukan.

Meski demikian, patut diingat bahwa asupan vitamin D perlu dikonsumsi sesuai kebutuhan. Karena vitamin D adalah jenis vitamin yang larut lemak, kelebihan vitamin D akan ditumpuk di dalam tubuh. Akibatnya, lama kelamaan dapat terjadi keracunan vitamin D.

Berdasarkan rekomendasi angka kebutuhan gizi dari Kementrian Kesehatan, vitamin D perlu dikonsumsi sebanyak 15 mikrogram (mcg) per hari oleh anak-anak, remaja, dan orang dewasa hingga usia 65 tahun. Sedangkan untuk lansia di atas usia 65 tahun, dosis vitamin D yang dianjurkan adalah 20 mcg per hari.

Jangan lupa bagikan artikel ini ya!

Berikan pendapatmu tentang artikel ini
Notification
Ini adalah popup notifikasi.
Done