Cari Aja Disini

Tutorial Edit Foto Instagram Dengan Aplikasi Adobe Lightroom Di Android


Tutorial Edit Foto Instagram Dengan Aplikasi Adobe Lightroom di Android
Membuat postingan foto yang keren di instagram merupakan kesenangan tersendiri. tak dipungkiri lagi dengan mengedit foto lebih ciamik akan meningkatkan daya tarik setiap orang yang melihat postingan kamu. Di dalam postingan ini akan membahas Tutorial Mengedit Foto Instagram Ala Selebgram Menggunakan Aplikasi Adobe Lightroom di Android.

Adobe Lightroom merupakan editor foto yang dapat di unduh secara gratis, memiliki fitur-fitur edit foto yang canggih serta membantu membuat foto menjadi mempesona. Sebelumnya aplikasi Adobe Lightroom bisa di download di Google Play Store, jika kamu belum menginstal aplikasinya, silahkan download terlebih dahulu melalui link di bawah ini:

Adobe Lightroom 5.0 Aplikasi Android

Cara Edit Foto Menggunakan Adobe Lightroom di Android


Fitur-fitur Adobe Lightroom Android


1. PRASETEL: Buat perubahan dramatis ke foto Anda dengan editor foto sekali sentuh

2. PROFIL: Gunakan satu ketukan ajaib ini untuk membuat perubahan visual yang memukau dari segi tampilan dan rasa pada pengeditan foto Anda

3. KURVA: Buat pengeditan foto yang canggih untuk mengubah warna, pencahayaan, rona, dan kontras

4. PENCAMPUR WARNA: Sesuaikan dan perbaiki warna pada foto Anda untuk membuatnya lebih menonjol

5. KEJERNIHAN, TEKSTUR & EFEK KABUT: Buat pengeditan foto Anda menjadi lebih hidup dengan alat terhebat ini

6. TUTORIAL INTERAKTIF: Dapatkan inspirasi dan pelajari cara mengedit foto sesuai keinginan Anda dengan menyelesaikan tahap demi tahap pembelajaran yang dikurasi oleh sesama fotografer

7. KAMERA SETINGKAT PRO: Bebaskan potensi ponsel Anda dengan kontrol yang unik. Pilih dari pencahayaan, pengatur waktu, prasetel cepat, dan lainnya

8. MODE KAMERA CANGGIH: Dapatkan gambar yang lebih detail dengan mode pengambilan yang canggih seperti raw, profesional, dan HDR*

9. ATUR & KELOLA: Gunakan folder, album, nilai bintang, dan bendera untuk menyoroti foto terbaik Anda

10. HEALING BRUSH: Kontrol gambar Anda sepenuhnya dengan menghapus hampir semua hal yang ada di foto, baik besar maupun kecil

11. PENYESUAIAN PILIHAN: Edit di bagian mana pun pada foto Anda secara teliti menggunakan jari atau stylus untuk menerapkan peningkatan dengan detail yang tepat

12. GEOMETRI: Memastikan semua garis sudah sesuai. Buat gambar yang super jernih menggunakan garis lurus dengan menyesuaikan perspektif gambar Anda menggunakan alat penggeser upright yang canggih dan terpandu, serta geometri

13. PENGEDITAN RAW: Impor foto raw dari kamera DSLR atau mirrorless ke ponsel Anda untuk mengeditnya di mana pun

14. ADOBE SENSEI: Gunakan kemampuan kecerdasan buatan untuk melabeli dan mengatur foto secara otomatis berdasarkan objek atau orang di dalamnya. Melakukan pencarian cepat untuk “gunung” atau “Maria” akan memunculkan semua foto dengan elemen tersebut

15. PENGEDITAN BATCH: Edit foto pada album besar dengan mudah serta dapatkan tampilan yang sama dengan menyalin pengeditan favorit ke keseluruhan foto

16. PENYIMPANAN ADOBE CREATIVE CLOUD: Cadangkan foto asli dan editan Anda untuk mengaksesnya pada perangkat lainnya, dan melalui Lightroom di web

17. BERBAGI LANJUTAN: Galeri web Lightroom mempermudah Anda untuk memamerkan foto secara online. Editan foto diselaraskan dengan mudah, sehingga perubahan yang Anda buat akan selalu terbaru


Cara Edit Foto Menggunakan Adobe Lightroom di Android


Cara Edit Foto Instagram Ala Selebgram


1. Pertama silahkan buka aplikasi Adobe Lightroom

Cara Edit Foto Menggunakan Adobe Lightroom di Android

2. Jika kamu baru saja menginstal aplikasi Adobe Lightroom, maka kamu akan diminta Login terlebih dahulu. Kamu bisa Sign in menggunakan Facebook maupun Gmail.

Cara Edit Foto Menggunakan Adobe Lightroom di Android (2)

3. Selanjutnya tampilan utamanya seperti ini, kemudian klik icon Add Some Photos seperti dibawah ini untuk memasukan foto yang akan kamu edit.

Cara Edit Foto Menggunakan Adobe Lightroom di Android (3)

4. Jika berhasil di import maka foto kamu tadi akan muncul di Recently Added, Lalu silahkan klik 1 (satu) kali pada foto untuk mulai mengedit.

Cara Edit Foto Menggunakan Adobe Lightroom di Android (4)

5. Pada Menu Bar di bawah gambar, silahkan pilih Color. Atur Temperatur, Tint, Vibrance dan Saturation seperti dibawah ini. Kamu juga bisa mengatur sesuai keinginan.

Cara Edit Foto Menggunakan Adobe Lightroom di Android (6)

Kamu juga dapat menambah Effect, menggunakan fitur Crop, Healing, Profile, Auto, Light, Detail, Optics, Geometry, Preset. Silahkan ekplor kreatifitas dan selera kamu dalam mengedit foto.

6. Selanjutnya untuk menyimpan foto yang sudah di edit, pilih icon Bagikan -> Save to Device

Cara Edit Foto Menggunakan Adobe Lightroom di Android (7)

7. Selesai, ini perbandingan foto sebelum dan setelah di edit.

Cara Edit Foto Menggunakan Adobe Lightroom di Android (8)


Nah itu tadi Tutorial Cara Edit Foto Instagram Menggunakan Aplikasi Adobe Lightroom di Android, silahkan buat kreasi editing kamu sendiri dengan menggunakan fitur-fitur yang ada. Saya yakin hasil kreasi teman-teman lebih bagus dibanding hasil editan saya. Seni foto editor adalah tentang rasa dan selera, jadi tidak heran jika tiap orang selera editannya berbeda.

Baca Juga:
5 Aplikasi Editing Video Gratis Di Android Yang Musah Di Pelajari
Cara Menghilangkan Watermark Aplikasi DU Recorder di Android
Cara Edit Suara Menggunakan Lexis Audio Editor di Android
5 Aplikasi Edit Suara Terbaik Untuk Video Youtube di Android

Panduan Tes Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi CPNS

Panduan Tes Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi CPNS

Pada artikel ini kita akan membahas apa sih Tes Kompetensi Dasar (TKD) itu, dan bagaimana mempersiapkan diri untuk menghadapi tes tersebut dalam proses seleksi CPNS nanti.

Soal Tes Kompetensi Dasar (TKD) CAT CPNS dibuat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang terdiri dari tiga bidang pengujian, yaitu Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Rekomendasi Belajar:
Pembahasan Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Pembahasan Soal Tes Intelegensi Umum (TIU)
Pembahasan Soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Panduan Tes Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi CPNS

Materi Ujian tes Kompetensi Dasar (TKD)


Berdasarkan Permen PANRB No 29/2014, kisi-kisi soal tes CPNS yang diterapkan dalam CAT memiliki susunan sebagai berikut:

1. Tes Kompetensi Dasar (TKD)
  • Tes 1 terdiri atas 35 soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
  • Tes 2 terdiri atas 30 soal Tes Intelegensi Umum (TIU)
  • Tes 3 terdiri atas 35 soal Tes Wawasab Kebangsaan (TWK)
2. Tes Kompetensi Bidang (TKB)

Peserta yang memenuhi passing grade dan dinyatakan lulus Tes Kompetensi Dasar (TKD), selanjutnya berhak mengikuti Tes Kompetensi Bidang (TKB). Namun ada beberapa instansi dan jurusan tertentu yang tidak memerlukan TKB. Artinya setelah lulus Tes Kompetensi Dasar maka berarti lulus tes CPNS. Tes Kompetensi Dasar (TKD) merupakan bagian penting agar lolos CPNS yang perlu dipersiapkan sebaik mungkin.

Panduan Tes Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi CPNS


Rumpun Tes Kompetensi Dasar (TKD)


Tes Kompetensi Dasar (TKD) Terdiri dari tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Ada beberapa aspek karakteristik pribadi yang diuji di dalam TKP, seperti integritas diri, kejujuran, tanggung jawab, kemampuan untuk beradaptasi, pengendalian diri, semangat untuk terus berprestasi, tingkat inisiatif, daya kreativitas dan inovasi, ketekunan, penghargaan terhadap orang lain atau berorientasi pada pelayanan dan sebagainya.

Pada Tes Intelegensi Umum terdapat 4 (empat) kemampuan penalaran yang diujikan, yaitu penalaran verbal, numerik, logika dan analisis. Penalaran verbal digunakan untuk mengukur kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tertulis.

Penalaran numerik digunakan untuk mengukur kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan di antara angka-angka.

Adapun penalaran logika digunakan untuk mengukur kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematik.

Sementara Penalaran analisis digunakan untuk mengukur kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

Bagian terakhir dari Tes Kompetensi Dasar (TKD) adalah Tes Wawasan Kebangsaab (TWK) yang berisi pemahaman dalam berbangsa dan bernegara. Terdapat beberapa kompetensi dasar yang diujikan, seperti pancasila, undang-undang dasar 1945, bhineka tunggal ika dan negara kesatian republik indonesia.

Penegetahuan tentang negara yang dimaksud meliputi sistem tata negara indonesia, baik pemerintahan pusat maupun daerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan bangsa indonesia dalam tatanan regional maupun global, serta kemampuan berbahasa indonesia secara baik dan benar.

 Panduan Tes Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi CPNS


Sistem Kelulusan


1. Kelulusan seleksi administrasi:
  • Kualifikasi pendidikan Dokter spesialis, Dokter Umum dan Sarjana S1 didasarkan pada hasil verifikasi dokumen yang telah diunggah dan kelulusan seleksi administrasi akan diumumkan oleh panitia. Bagi pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi wajib mencetak kartu peserta ujian.
  • Kualifikasi pendidikan Diploma III (D3) dan SMA atau sederajat didasarkan pada hasil verifikasi dokumen, Bagi pelamar yang dinyatakan lulus verifikasi dokumen wajib melakukan verifikasi dokumen asli melalui PO BOX dan melakukan pengukuran tinggi badan. Hanya pelamar yang lulus verifikasi dokumen dan pengukuran tinggi badan yang mendapatkan kartu peserta ujian dan dapat mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD)
2. Kelulusan Tes Kompetensi Dasar (TKD) didasarkan pada nilai passing grade yang di atur dalam peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB)

3. Kelulusan Tes Kompetensi Bidang (TKB) adalah peserta yang lulus Tes Kompetensi Dasar dan secara peringkat tidak melebihi 3 (tiga) kali alokasi formasi yang dibutuhkan pada jabatan dalam satu wilayah

4. Dan pertimbangan peluang kelulusan, terhadap peserta yang mendaftar pada jabatan Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Kemigrasian yang telah lulus TKD di satu wilayah diberikan kesempatan untuk berpindah kewilayah lain yang kuota formasinya belum terpenuhi, kecuali untuk wilayah Papua dan Papua Barat. Jumlah peseta yang dimungkinkan melakukan pindah lokasi untuk mengikuti Tes Kompetensi Bidang tidak melebihi 20% dari kuota formasi yang ada diwilayah tersebut.

5. Kelulusan akhir ditentukan berdasarkan hasil integrasi Tes Kompetensi Dasar dan Tes Kompetensi Bidang yang di atur dalam peraturan menteri PAN RB.

Baca Juga: Syarat Pendaftaran CPNS 2019 Lulusan SMA SMK SLTA

Syarat Pendaftaran CPNS 2019 Lulusan SMA SMK SLTA

Syarat Pendaftaran CPNS 2019  Lulusan SMA SMK SLTA

Syarat CPNS 2019 lulusan SMA SMK SLTA, Cara Pendaftaran CPNS 2019 dan syarat agar lulus seleksi administrasi CPNS 2019.

Informasi cara dan syarat pendaftaran CPNS 2019 untuk lulusan SMA SLTA SMK, persyaratan CPNS 2019, Syarat pendaftaran cpns 2019 lulusan SMA, jadwal pendaftaran cpns 2019, Pendaftaran CPNS 2019 online, persyaratan cpns 2019 untuk D3, syarat cpns guru 2019.

Persyaratan apa saja yang diperlukan untuk mendaftar CPNS pada tahun 2019 untuk lulusan SMA SMK SLTA?

Bagi kamu lulusan SMA SMK atau SLTA yang ingin mendaftar CPNS 2019 harap mengetahui dan mempersiapkan apa saja syarat pendaftaran. Hal ini penting agar proses pendaftaran berjalan lancar dan lolos tahap seleksi administrasi.

Untuk tahun 2019, sesuai informasi bahwa proses pendaftaran CPNS dibuka 11 November.

Syarat Pendaftaran CPNS untuk Lulusan SMA SMKA SLTA Tahun 2019

 

Persyaratan umum pendaftaran CPNS 2019 lulusan SMA SMK SLTA


1. Warga negara Indonesia

2. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

3. Minimal berusia 18 tahun dan maksimal berusia 35 tahun saat melamar

4. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah
mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih

5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat atas permintaan tersendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta

6. Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Republik Indonesia

7. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik maupun terlibat politik praktis

8. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan yang akan dilamar

9. Sehat jasmani dan rohani sesuai kualifikasi jabatan yang akan dilamar

10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah

11. Berkelakuan baik

12. Bagi pelamar pria dan wanita dilarang memiliki tato dan bagi pelamar pria dilarang memiliki tindik

Syarat Pendaftaran CPNS untuk Lulusan SMA SMK SLTA Tahun 2019

 

Persyaratan Khusus Pendaftaran CPNS Lulusan SMA SMK SLTA


Persyaratan pelamar formasi putra-putri papua dan papua barat:

1. Berusia serendah-rendahnya 18 tahun dan setinggi-tingginya 28 tahun.

2. Belum menikah dan bersedia tidak menikah sampai diangkat sebagai pegawai negri sipil.

3. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato atau tindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain ditelinga kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat dan bagi pria tidak bertato atau bekas tindik anggota badan lainnya selain ditelinga kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat.

4. Berijazah komputer minimal program microsoft office dan pengoperasian internet.

5. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dari perguruan negri atau swasta dengan program studi yang terakreditasi  minimal B dari Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN PT) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan, apabila tidak tertulis didalam ijazah dengan demikian dengan surat keterangan dari pejabat yang berwenang pada penyelenggara program studi yang bersangkutan (Serendah-rendahnya Dekan atau yang sederajat).

6. Menamatkan pendidikan SD, SMP/SLTP, dan SMA/SLTA diwilayah papua.

Syarat Pendaftaran CPNS 2019  Lulusan SMA SMK SLTA (2)

Syarat Pendaftaran CPNS untuk Lulusan SMA SMK SLTA Tahun 2019

 

Tata Cara Pendaftaran


1. Surat lamaran ditunjukan kepada jaksa agung muda pembina U.p Kepala Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung Ri, bermaterai Rp. 6000, ditulis tangan dan ditandatangani dengan pena berwarna hitam pada kertas folio bergaris.

2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan telah melakukan rekaman kependudukan yang dikeluarkan Dina Kependudukan dan Tata Cara Pendaftaran Sipil (DUKCAPIL).

3. Apabila domisili pelamar tidak sesuai dengan alamat KTP, yang bersangkutan harus membuat surat keterangan dari desa yang menyatakan yang bersangkutan telah berdomisili ditempat tersebut minimal 1 tahun.

4. Daftar riwayat hidup singkat, ditulis tangan.

5. Fotokopi ijazah dan transkip nilai akademik.

6. Fotokopi setifikat komputer bagi pelamar S1, D3 dan SMA

7. Fotokopi setifikat bela diri/pelatihan satuan pengamanan yang dilegalisisr oleh instansi /lembaga yang mengeluarkan untuk pengawal tahanan.

8. Fotokopi sertifikat TOEFL yang dilegalisir oleh instansi/lembaga yang mengeluarkan.

9. Surat keterangan belum menikah dari desa.

10. Pas foto hitam putih 3 x 4 sebanyak 4 lembar.

11. Melampirkan fotokopi akte kelahiran yang sudah dilegalisir.

12. Surat pernyataan bersedia ditempatkan dikantor kejaksaan seluruh indoneisa di atas materai Rp. 6000.

Syarat Pendaftaran CPNS untuk Lulusan SMA SMK SLTA Tahun 2019


1. Surat pernyataan tidak sedang terlibat perkara pidana atau tidak pernah dipidana denga  pidana penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana penjara 2 tahun atau lebih serta tidak pernah terlibat kasus narkoba di atas materai Rp. 6000.

2. Surat pernyataan siap menerima sanksi hukum berupa sanksi administrasi, pidana maupun perdata bila pada waktu melamar dengan sengaja memberikan surat keterangan atau bukti yang tidak benar.

3. Setiap pelamar harus mendaftar melalui laman http://sscn.bkn.go.id/ untuk mendapatkan akun dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Nomor Kartu Keluarga (KK).

4. Masing-masing berkas lamaran dimasukan kedalam stopmap sesuai tingkatan pendidikan, untuk SMA SMK SLTA stopmap bewarna Biru

Tahapan Seleksi


1. Seleski administrasi

2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan bobot 40% menggunakan Computer Assisted tes (CAT) meliputi:

- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
- Tes Intelegensi Umum (TIU)
- Tes Karakteritik Pribasi (TKP)

3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Bobot 60%

Bagi lulusan SMA sederajat (Jabatan Pengawal Tahanan) Terdiri dari:
- Tes keterampilan berupa praktik kerja komputer berbobot 60%
- Tes kesehatan dengan hasil memenuhi persyaratan (MS) atau tidak memenuhi persyaratan (TMS) artinya gugur.
- Wawancara brbobot 60%.

Syarat Pendaftaran CPNS untuk Lulusan SMA SMK SLTA Tahun 2019


Sistem Kelulusan:

1. Kelulusan Seleksi Administrasi berdasarkan:

- Bagi pelamar wajib melakukan verifikasi dokumen asli dan pengukuran tinggi dan berat badan dan dinyatan lulus verifikasi dokumen.
- hanya pelamar yang lulus verifikasi dokumen aslu dan pengukuran tinggi dan berat badan yang mendapatkan Kartu Tanda Peserta Ujian dan dapat mengikuti seleksi TKD.

2.Kelulusan TKD didasarkan pada nilai passing grade yang di atur dalam peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

3. Peserta seleksi SKB adalah peserta yang lulus seleksi TKD dan secara peringkat tidak melebihi 3 kali alokasi formasi yang dibutuhkan.

4. Hasil psikotes berupa Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

5. Hasil Tes Kesehatan berupa Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

6. Kelulusan akhir ditentukan berdasarkan hasil integrasi seleksi TKD dan SKB.

7. Pelamar yang dinyatakan tidak lulus tes bebas narkoba dinyatakan gugur.


Silahkan akses SCCN.BKN.GO.ID untuk melakukan pendaftaran

Baca Juga:
Panduan Tes Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi CPNS 2019
Contoh Soal Tes Intelegensi Umum (TIU) CPNS Beserta Pembahasannya
Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Beserta Jawaban
Rincian Gaji CPNS 2019, Cek Formasi Apa Saja

Contoh Soal Tes Intelegensi Umum (TIU) CPNS Beserta Pembahasannya

Contoh Soal Tes Intelegensi Umum (TIU)

Pada artikel sebelumnya sudah saya jelaskan tentang sub tes yang terdapat pada Tes Kompetensi Dasar (TKD) seleksi CPNS. Jika teman-teman belum mengerti apa itu sub tes TKD saya gambarkan sedikit bahwa di dalam Tes Kemampuan Dasar memiliki 3 sub tes, yaitu Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Untuk lebih jelasnya silahkan baca Panduan Tes Kompetensi Dasar (TKD)

Tes Intelegensi Umum (TIU) digunakan untuk mengukur kemampuan peserta tes CPNS dalam hal yang berkaitan dengan penalaran verbal, kuantitatif, logika dan analisis. Kemampuan ini berguna dalam menghadapi dunia pelayanan publik di berbagai instansi pemerintahan.

Penalaran verbal terdiri atas sinonim (persamaan kata), antonim (lawan kata) dan analogi (korelasi makna). Bagian ini bertujuan mengukur pemahaman seseorang terhadap kata.

Penalaran non verbal (kuantitatif/numerik) sangat erat kaitannya dengan angka dan operasi hitung, termasuk di dalamnya ada tes penalaran numerikal yang terdiri dari aljabar dan aritmetika. Bagian ini digunakan untuk mengukur kemampuan menghitung seseorang dengan cermat, teliti dan cepat.

Baik selanjutnya mari belajar menjawab latihan soal Tes Intelegensi Umum (TIU) untuk mengasah kemampuan berpikir kita saat menjawab soal.

Contoh Soal Tes Intelegensi Umum (TIU) - Materi Penalaran Verbal


NB: Sebagai catatan untuk memahami soal tersebut adalah sinonim, antonim atau analogi. silahkan perhatikan pada simbol pada soal, seperti:
- Sinonim (Kata : ....)
- Antonim (Kata >< ...)
- Analogi (Kata : Kata )

1. Dispensasi: ...

A. Pelanggaran
B. Kelonggaran
C. Perizinan
D. Pencegahan
E. Hadiah

2. Mortalitas: ...

A. Angka kematian
B. Angka kelahiran
C. Sebangsa hewan
D. Gerak
E. Pukulan

3. Kampiun: ...

A. Penggagas
B. Ahli
C. Sejarah
D. Penerima
E. Juara

4. Prolog >< ...

A. Pembukaan
B. Penutup
C. Dialog
D. Monolog
E. Pendahuluan

5. Laut : ... = Kabupaten : ...

A. Pulau - Peta
B. Ikan - Daerah
C. Air - Wilayah
D. Nelayan - Bupati
E. Samudera - Provinsi

6. Es : Air

A. Didih
B. Uap
C. Cair
D. Sublim
E. Beku

7. Bulan : Bumi = Bumi : ....

A. Tata surya
B. Planet
C. Bintang
D. Matahari
E. Bulan

8.Gudang : Barang = ... : .....

A. Lama : Baru
B. Buku : Perpustakaan
C. Tertutup :Terbuka
D. bank : Deposit
E. Bangunan : Antik

9. Pasir : ... = Pohon : ...

A, Gunung - hijau
B. Gurun - hutan
C. Bangunan - burung
D. Semen - daun
E. Lembut - batang

10. Cepat : ... = .... : Mengilap

A. Kilat - memudar
B. Singkat - berpendar
C. gerak -rapi
D. Lambat - bercahaya
E. perlahan-lahan - bersinar

Pembahasan Jawaban


1.  Jawaban: B

Pembahasan:
Dengan menggunakan trik menggunakan kalimat umum, kata Dispensasi dapat di misalkan dalam kalimat umumnya menjadi "Seorang karyawan wanita diberi dispensasi dari pekerjaan berat karena sedang hamil". Maka arti dari kata Dispensasi yang tepat adalah keonggaran.

2. Jawaban: A

Pembahasan:
Kata Mortalitas merupakan kata serapan, yaitu kata asing yang diserap ked dalam bahasa indonesia. Untuk mencari arti kata ini maka kita gunakan trik mengembalikan kata kebahasa aslinya, yaitu bahasa inggris (Mortality) yang memiliki arti angka kematian.

3. Jawaban: E

Pembahasan:
Kampiun adalah pemenang dalam suatu perlombaan atau pertandingan. Dengan demikian, kampiun bersinonim dengan juara.

4. Jawaban: B

Pembahasan:
Prolog adalah pembukaan atau pendahuluan, sehingga antonimnya adalah penutup.

5. Jawaban: E

Pembahasan:
Laut bagian dari Samudera, sedangkan Kabupaten bagian dari Provinsi.

6. Jawaban: C

Pembahasan;
Padanan kata di atas memiliki hubungan "cair". Es mencair menjadi air.

7. Jawaban: D

Pembahasan:
Padanan kata diatas memiliki hubungan "mengitari".
Bulan mengitari Bumi.
Bumi mengitari Matahari.

8. Jawaban: D

Pembahasan:
Padanan kata diatas memiliki hubungan "tempat untuk menyimpan".
Gudang adalah tempat menyimpan barang.
Bank adalah tempat menyimpan deposit.

9. Jawaban: B

Pembahasan:
Padanan kata diatas memiliki hubungan "terdapat di".
Pasir terdapat di Gurun.
Pohon terdapat di Hutan.

10. Jawaban: B

Pembahasan:
Padanan kata diatas memiliki hubungan "sama artinya dengan".
Cepat sama artinya dengan Singkat.
Berpedar sama artinya dengan Mengilap.

Nah itu tadi kita sudah belajar 10 latihan soal materi penalaran verbal, selanjutnya akan kita bahas latihan soal materi kuantitatif/numerik.

Selanjutnya: Contoh Soal Tes Intelegensi Umum (TIU) - Materi Kuantitatif/Numerik

Baca Juga:
Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Beserta Pembahasan
Cek Formasi CPNS 2019 Pemerintah Pusat, Kabupatem, Kota Dan Provinsi
CPNS Resmi Dibuka, Ini Alur Pendaftaran Beserta Syaratnya
Rincian Gaji CPNS 2019, yakin gak mau jadi ASN?

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Part 3

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Part 3

Pada artikel ini kita akan melanjutkan latihan soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) untuk persiapan menghadapi tes seleksi CPNS. Bagi yang belum latihan dari part 1 dan part 2, silahkan pelajari dahulu sebelum melanjutkan latihan soal pada artikel ini.

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Part 1
Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Part 2

Sebelum memulai untuk belajar soal TKP jangan lupa untuk berdoa dulu ya:)

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Part 3


Contoh Soal TKP

Contoh Soal TKP

Contoh Soal TKP

Contoh Soal TKP

Contoh Soal TKP

Contoh Soal TKP

Contoh Soal TKP

Contoh Soal TKP

Contoh Soal TKP

Contoh Soal TKP

Pembahasan Jawaban


21. Jawaban: B

Pembahasan:
A. Perlu introspeksi diri, perbaiki kekurangan yang ada, dan segeralah berubah untuk lebih baik lagi. (Skor 3)
B. Apabila rekan-rekan kerja menilai anda memiliki sikap toleransi tinggi, maka memang seperti adanya. nsmun, perlu  diwaspadai dari sikap sombong. (Skor 5)
C. Perlu dibedakan antara sikap toleransi dan bantu-membantu. Sikap toleransi tidak hanya dalam hal teman sedang dalam kesulitan. (Skor 4)
D. Perlu introspeksi diri dan segeralah berubah untuk lebih baik lagi. (Skor 2)
E. Segeralah berubah untuk lebih baik lagi. (Skor 1)

22. Jawaban: A

Pembahasan:
A. Menunjukan sikap yang paling tepat. (Skor 5)
B. Perlu dipahami bahwa menasihati orang yang sedang dalam kesulitan dapat mengakibatkan perasaannya tersinggung karena yang lebih dibutuhkan adalah solusi. (Skor 2)
C. Hal ini sebaiknya dilakukan setelah ada proses kesembuhan, sehingga tidak menyinggung perasaaan teman dan sebagai langkah antisipasi untuk kejadian dimasa yang akan datang. (Skor 3)
D. Sikap ini dapat meringankan beban rekan karena semakin banyak yang membantu, namun perlu dipahami bahwa membantu yang paling utama adalah dari diri sendiri terlebih dahulu. (Skor 4)
E. Menunjukan tindakan yang kurang tepat. (Skor 1)

23. Jawaban: D

Pembahasan:
A. Menunjukan sikap tidak peduli pada lingkungan. (Skor 1)
B. Menunjukan sikap peduli pada lingkungan, namun sedikit berlebihan. (Skor 4)
C. Menunjukan sikap peduli pada lingkungan. (Skor 3)
D. Menunjukan sikap terbaik. (Skor 5)
E. Menunjukan sikap peduli pada lingkungan, namun semestinya yang utama adalah dari diri sendiri terlebih dahulu. (Skor 2)

24. Jawaban: E

Pembahasan: 
A. Menunjukan sikap permisif. (Skor 1)
B. Perlu diketahui bahwa memberi tahu semestinya pada ahlinya, bukan hanya kepada rekan terdekat. (Skor 3)
C. Perlu dipahami bahwa mencari tahu siapa yang telah merusaknya agar bertanggung jawab akan memerlukan banyak waktu sehingga perlu sambil melaporkan ke teknisi agar ada tindakan pembenahan terlebih dahulu. (Skor 4)
D. Menunjukan sikap tidak peduli, apabila terus berlanjut maka tidak akan ada perubahan. (Skor 2)
E. Menunjukan tindakan yang paling tepat, yaitu peduli terhadap sekitar. (Skor 5)

25. Jawaban: B

Pembahasan:
A. Perlu dipahami bahwa mengetahui informasi agar update memang diperlukan. Apabila koran digunakan sebagai sumber informasi maka ada teknik membaca cepat yang bisa diterapkan sehingga tidak akan memakan banyak waktu. (Skor 3)
B. Menunjukan sikap efisiensi kerja. (Skor 5)
C. Menunjukan sikap tidak efiensi kerja. (Skor 1)
D. Perlu di pahami bahwa mengobrol dengan rekan sejawat dengan menanyakan kabar harian mereka memang diperlukan dalam hal keakraban dan kekeluargaan, namun jangan sampai terlena dan memakan banyak waktu kerja apalagi belum tahu arah pembicaraannya. (Skor 2)
E. Menunjukan sikap kurang efisien dalam bekerja karena ada pekerjaan yang tertunda sehingga mesti diselesaikan keesokan harinya. (Skor 4)

26. Jawaban: D

Pembahasan:
A. Menunjukan sikap yang tepat, selain efisien kerja karena pekerjaan telah selesai juga bisa digunakan sebagai cara pengembangan diri. (Skor 4)
B. Aktivitas mengakses berita boleh saja, namun membuka situs jejaring sosial facebook  akan membuat kecanduan dan menurunkan efisiensi kerja. (Skor 2)
C. Mengambil waktu istirahat dilakukan secukupnya dan sebaiknya pada saat jam istirahat yang telah ditentukan. (Skor 3)
D. Menunjukan sikap yang paling tepat karena apabila ditemukan kekeliruan maka bisa segera dibenahi. (Skor 5)
E. Menunjukan tindakan yang tidak tepat karena semestinya dilakukan diluar jam kerja. (Skor 1)

27. Jawaban: D

Pembahasan:
A. Menunjukan sikap hanya fokus pada pekerjaan rutin. (Skor 2)
B. Menunjukan sikap hanya fokus pada pekerjaan rutin dan kurang memiliki kemauan belajar berkelanjutan. (Skor 1)
C. Menunjukan sikap kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, namun alasan tidak dapat dibenarkan karena untuk menghindar dari tugas laporan yang menjadi kewajibannya. (Skor 3)
D. Menunjukan sikap kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan. (Skor 5)
E. Menunjukan sikap dan kemampuan belajar berkelanjutan, namun sebaiknya laporan juga harus tetap diselesaikan sebelum waktunya. (Skor 4)

28. Jawaban: D

Pembahasan:
A. Perlu lebih aktif lagi. (Skor 1)
B. Menunjukan sikap mau bekerja sama dengan kelompok, namun perlu lebih aktif lagi. (Skor 2)
C. Menunjukan sikap mau bekerja sama dengan kelompok. (Skor 3)
D. Menunjukan sikap yang paling tepat. (Skor 5)
E. Menunjukan sikap yang tepat, dan berusaha untuk bekerja sama dengan baik. (Skor 4)

29. Jawaban: C

Pembahasan:
A. Menunjukan sikap yang tepat dalam pemecahan masalah, namun perlu ditambah dengan keberanian dalam mengambil tindakan. (Skor 4)
B. Meminta pendapat orang lain untuk mencari solusi adalah salah satu teknik pemecahan masalah apabila anda perlu pertimbangan dalam memecahkan masalah yang dihadapi. (Skor 3)
C. Menunjukan sikap yang paling tepat dalam pemecahan masalah. (Skor 5)
D. Perlu ada pemecahan dalam skala prioritas yang dikerjakan sambil memikirkan cara terbaik barulah diambil tindakan yang diperlukan. (Skor 2)
E. Perlu dipahami bahwa daripada malakukan tindakan yang keliru, lebih baik nol tindakan. dan memikirkan serta mencari solusi terbaik dalam waktu secepatnya. (Skor 1)

30. Jawaban: C

Pembahasan:
A. Menunjukan kemampuan dalam memimpin, menggerakkan dan ngkoordinir orang lain yang berlebihan. (Skor 3)
B. Yang tampak adalah porsi pembagian tugasnya, namun tidak terlihat proporsi pembagian tugasnya sehingga menunjukan memanfaatkan kepemimpinan dalam hal menggerakkan dan mengkoordinir orang lain. (Skor 4)
C. Menunjukan kemampuan dalam memimpin, menggerakan dan mengkoordinir orang lain. (Skor 5)
D. Menunjukan kurang mampu dalam kepemimpinan, menggerakan dan mengoordinir orang lain sehingga sebagian besar tugas dikerjakan sendiri. (Skor 2)
E. Menunjukan tidak mampu dalam memimpin, menggerakkan dan mengoordinir orang lain sehingga seluruh tugas dikerjakan sendiri. (Skor 1)

Baca Juga: 
Cek Formasi CPNS 2019 Pemerintah Pusat, Kabupaten, Kota Dan Provinsi
CPNS Resmi Dibuka, Ini Alur Pendaftaran Beserta Persyaratan
Rincian Gaji PNS 2019, yakin gak mau jadi ASN?

Nah itu tadi 10 soal latihan lanjutan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Pada artikel selanjutnya mari kita bahas mengenaik cabang subtes CPNS lainnya seperti Tes Inteligensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Psikotes dan sebagainya.

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Part 2

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Part 2

Pada artikel kali ini kita akan melanjutkan pembahasan mengenai contoh soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) seleksi CPNS. Di artikel sebelumnya sudah diberikan 10 contoh soal beserta pembahasannya.

Bagi kamu yang belum mengikuti contoh soal part 1, silahkan buka melalui link  berikut Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Beserta Pembahasan. Agar temen-temen mudah mengikuti latihan soal yang selanjutnya.

Pada pembahasan selanjutnya juga sudah dijelaskan apa itu Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dan cara penilaian dari setiap jawaban dari tiap soal yang diberikan. Oke sebelum kita melanjutkan latihan soal selanjutnya, jangan lupa berdoa dulu ya :).

Lanjutan Contoh Soal TKP (Tes Karakteristik Pribadi)


Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi

Pembahasan Jawaban


11. Jawaban: B

Pembahasan:
A. Terkasang kita meminta bantuan dari pihak lain disaat usaha yang dilakukan sendiri belum membuahkan hasil. Namun, yang perlu dilakukan adalah meminta bantuan pada orang yang ahli dibidang yang kita perlu bantuannya. Bantuan yang diberikan tentunya tanpa pamrih. (Skor 4)
B. Sikap terbaik yang harus dilakukan. (Skor 5)
C. Hanya sebatas mencari tahu siapa penyebabnya namun tidak memiliki langkah atau solusi yang konkret juga tidak akan mengubah keadaan. (Skor 2)
D. Perlu waktu untuk menenangkan diri adalah wajar, dan menyikapi kegagalan sebagai kesuksesan yang tertunda. Daripada berprasangka buruk terhadap orang lain atau menarik diri dari pergaulan maka akan lebih baik jika waktu yang dihabiskan untuk menenangkan diri digunakan untuk introspeksi diri. (Skor 3)
E. Bersedih hati adalah wajar, namun jika berlarut-larut maka akan menjauhkan kita dari keinginan untuk maju. (Skor 1)

12. Jawaban: A

Pembahasan:
A. Menunjukan tingkat inisiatif tinggi. (Skor 5)
B. Menunjukan sikap pasif tanpa inisiatif. (Skor 1)
C. Menunjukan sifat inisiatif kurang karena perlu paksaan dari pimpinan. (Skor 4)
D. Mengajukan ide pada dasarnya tidak pernah ada salah sehingga tidak perlu terlalu banyak pertimbangan. Jika terlalu banyak pertimbangan maka pada akhirnya tidak ada ide yang dilontarkan. (Skor 3)
E. Mengajukan ide pada dasarnya tidak pernah salah sehingga tidak perlu ragu meskipun nantinya ide tersebut belum tentu diterima. (Skor 2)

13. Jawaban: D

Pembahasan:
A. Kecewa adalah hal yang wajar dan memanfaatkan kedekatan dengan atsan untuk alasan apapun tidak bisa dibenarkan. (Skor 1)
B. Kecewa adalah hal yang wajar sehingga sikapi penolakan tersebut sewajarnya, tidak perlu berlebihan sampai menganggap ahl tersebut adalah kejadian yang memalukan. (Skor 2)
C. Usulan yang disampaikan tidak harus diterima oleh forum. Adanya penolakan adalah wajar. Mengemukakan alasan atau pembenaran atas usulan juga hal yang wajar. Namun bersikeras agar tetap diterima adalah hal yang keluru. (Skor 3)
D. Dengan mencari alternaif usulan yang lain maka akan melatih diri untuk lebih kreatif dalam memunculkan inovasi. (Skor 5)
E. Perlu disikapi bahwa penolakan adalah ujian agar anda lebih kreatf lagi dalam memberikan usulan yang inovatif. (Skor 4)

14. Jawaban: C

Pembahasan:
A. Menunjukan pribadi yang tekun. (Skor 4)
B. Istirahat diperlukan disela-sela jam kerja, namun ada waktu istirahat yang sudah ditentukan oleh kantor. (Skor 3)
C. Menunjukan pribadi yang tekun bekerja, teliti dan bertanggung jawab. (Skor 5)
D. Urusan pribadi sebaiknya dikerjakan diluar jam kerja, temtunya dengan tidak menggunakan fasilitas kantor. (Skor 1)
E. Update berita adalah hal yang wajar, namun sebaiknya tidak dilakukan pada saat jam kerja. (Skor 2)

15. Jawaban: A

Pembahasan:
A. Menunjukan anda memiliki ketekunan dalam melakukan pekerjaan rutin, maka jangan menyombongkan diri bahwa anda satu-satunya orang yang rajin, tetap pertahankan kinerja atau lebih baik lagi. (Skor 5)
B. Mendapat penilaian kurang tekun dalam bentuk apapun oleh rekan kerja merupakan peringatan awal bahwa anda harus memperbaiki diri. (Skor 1)
C. Mendapat penilaian tekun oleh rekan kerja artinya sudah baik, setelah itu tingkatkan lagi kecepatan dalam menyelesaikan pekerjaan rutin. (Skor 4)
D. Bosan dan jengkel dengan pekerjaan yang diluar kebiasaan akan berangsur pudar ketika anda mengerjakannya secara rutin dan tekun. (Skor 3)
E. Sikap sering marah kurang tepat apalagi saat pekerjaan tidak beres, sebaiknya lakukan evaluasi menyeluruh daripada mesti marah-marah. (Skor 2)

16. Jawaban: A

Pembahasan:
A. Tindakan paling tepat sebagai pimpinan rapat, yaitu menghargai pendapat orang lain. (Skor 5)
B. Apabila pendapat yang dikemukakan adalah pendapat yang bagus, tepat, efektif dan efisien dengan alasan yang mendasar maka perlu dipertahankan. Namun tidak perlu sampai memanfaatkan posisi selaku pimpinan rapat. (Skor 1)
C. Perbedaan pendapat perlu disikapi dengan wajar. (Skor 4)
D. Mengingatkan anggota adalah hal yang wajar dalam hal jika ada sesuatu yang dilanggar, bukan dalam hal karena berbeda pendapat. (Skor 2)
E. Pelu dipahami bahwa menanyakan alasan mengapa berbeda pendapat sangat diperlukan dalam hal menggali informasi, namun hal ini semestinya disampaikan dengan cara yang baik. (Skor 3)

17. Jawaban: C

Pembahasan:
A. Perlu dipahami bahwa pujian adalah bentuk dari menghargai orang lain, dan disampaikan dengan cara yang proporsional sehingga rekan kerja tidak menjadi sombong. (Skor 3)
B. Perlu dipahami bahwa memuji atau menghargai orang lain tidak akan menjadikan anda lebih rendah dibandingkan orang tersebut. (Skor 2)
C. Menunjukan menghargai orang lain. (Skor 5)
D. Menunjukan tindakan menghargai orang lain, namun caranya terlalu berlebihan. (Skor 4)
E. Menunjukan tindakan tidak menghargai orang lain. (Skor 1)

18. Jawaban: E

Pembahasan:
A. Penolakan perlu disampaikan dengan cara yang baik. (Skor 4)
B. Menunjukan sikap tidak memiliki ketegasan. (Skor 3)
C. Menunjukan sikap memiliki ketegasan, alasan karena yang memberi perintah adalah alasan tidak dapat dibenarkan. (Skor 1)
D. Menunjukan sikap tidak memiliki ketegasan, alasan karier tidak bisa dibenarkan. (Skor 2)
E. Menunjukan sikap ketegasan dan memiliki prinsip. (Skor 5)

19. Jawaban: A

Pembahasan:
A. Menunjukan sikap percaya diri. (Skor 5)
B. Perlu dipahami bahwa kecemasan disikapi secara wajar. (Skor 2)
C. Menunjukan sikap percaya diri yang berlebihan sehingga bisa mengarah ke sikap sombong. (Skor 4)
D. Menunjukan sikap kurang percaya diri dan kurang peresiapan yang baik apabila dihadapkan dengan suatu kendala. (Skor 3)
E. Menunjukan sikap tidak percaya diri. (Skor 1)

20. Jawaban: C

Pembahasan:
A. Menunjukan sikap tidak percaya diri. (Skor 1)
B. Perlu diwaspadai karen apabila rencana kerja tidak berjalan sebagaimana mestinya maka akan cenderung mencari kambing hitam sebagai penyebabnya. (Skor 2)
C. Menunjukan sikap percaya diri. (Skor 5)
D. Menunjukan sikap percaya diri, namun berlebihan. (Skor 4)
E. Menunjukan sikap percaya diri dengan mempertimbangkan orang lain, namun perlu dipahami bahwa banyak pendapat yang dikemukakan disikapi sebagai alternatif rencana. (Skor 3)

Nah itu tadi 10 latihan soal Tes Karekteristik Pribadi (TKP) lanjutan, selanjutnya untuk soal berikutnya akan bahas pada artikel part 3.

Selanjutnya: Contoh Soal Tes Karakteristik Pribdai (TKP) Part 3

Baca juga:
Cek Formasi CPNS 2019 Pemerintah Pusat, Kabupaten, Kota Dan Provinsi
CPNS Resmi Dibuka, Ini Alur Pendaftaran Beserta Persyaratan
Rincian Gaji CPNS 2019, yakin gak mau jadi ASN?

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Lengkap Beserta Jawabannya

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP)


Tes Karakteristik Pribadi (TKP) digunakan untuk mengukur karakter keseharian peserta seleksi Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) yang berkaitan dengan kultur lingkungan kerja kepegawaian PNS dalam pelayanan publik di berbagai lini pemerintahan seperti kementrian, lembaga nasional, maupun pemerintah daerah tingkat I dan II.

Ada beberapa aspek karakteristik pribadi yang diuji di TKP, seperti integritas diri, kejujuran, tanggung jawab, kemampuan untuk beradaptasi, pengendalian diri, semnagat untuk terus berprestasi, tingkat inisiatif, daya kreativitas dan inovasi, ketekunan, penghargaan terhadap orang lain atau berorientasi pada pelayanan, ketegasan, kepercayaan diri, mampu bertoleransi, memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan senantiasa efisien dalam bekerja.

Berikut Contoh Soal TKP Beserta Pembahasan Jawaban


Contoh Soal TKP
Contoh Soal TKP
Contoh Soal TKP
Contoh Soal TKP
Contoh Soal TKP
Contoh Soal TKP
Contoh Soal TKP
Contoh Soal TKP
Contoh Soal TKP
Contoh Soal TKP

Pembahasan Jawaban


Pada Tes Karakteristik Pribadi (TKP) penilaian passing grade nya berbeda dengen subtes SKD lainnya. Seperti TWk dan TIU setiap soal yang di jawab dengan benar diberi nilai 5 dan jika salah nilainya 0. Sedangkan pada tes TKP setiap pilihan jawaban memilki grade nilai masing-masing dari (1,2,3,4,5). Dimana jawaban paling tepat memiliki bobot nilai yang paling besar.

Baik saatnya kita bahas jawaban dari soal di atas.

1. Jawaban: C

Pembahasan:
A. Diam adalah tindakan dalam tingkatan paling rendah. (Skor 3)

B. Menganggap hal yang tidak baik menjadi suatu hal yang sudah wajar, semakin lama akan membuat anda juga terdorong melakukannya. (Skor 1)

C. Menunjukan pribadi yang memiliki prinsip. (Skor 5)

D. Masih ada hal yang perlu dilengkapi sebelum melaporkan, yaitu adanya bukti, karena jika tidak memiliki bukti maka termasuk fitnah. Resiko yang ditanggung adalah terkena pencemaran nama baik. (Skor 4)

E. Mengetahui hal yang tidak baik apalagi terjadi di banyak tempat merupakan tindakan permisif. (Skor 2)

2. Jawaban: B

Pembahasan:
A. Ikut melakukan tindakan tersebut menandakan anda bukan pribadi yang baik. (Skor 1)

B. Menunjukan pribadi yang memiliki prinsip. (Skor 5)

C. Alasan gaji kecil tidak dapat dibenarkan. Uang tambahan yang anda dapatkan berasal dari sumber yang tidak baik. (Skor 2)

D. Terkadang berawal dari solidaritas, anda bisa menyelami atas dasar apa rekan-rekan kerja melakukan itu. Barulah ambil cara agar meninggalkan hal yang tidak baik itu. Namun bukan berarti tindakan ini tanpa resiko jika anda tidak mampu mengendalikan diri, karena anda bisa terjerumus. (Skor 4)

E. Usaha agar tidak melakukan hal tersebut sudah baik, namun kuatkan hati agar tidak tergoda. (Skor 3)

3. Jawaban: D

Pembahasan:
A. Terkadang berawal dari solidaritas, anda bisa menyelami atas dasar apa rekan-rekan kerja melakukan itu. Barulah ambil cara agar meninggalkan hal yang tidak baik itu. Namun bukan berarti tindakan ini tanpa resiko jika anda tidak mampu mengendalikan diri, karena anda bisa terjerumus. (Skor 3)

B. Menganggap hal yang tidak baik menjadi suatu hal yang sudah wajar, semakin lama akan membuat anda juga terdorong melakukannya. (Skor 1)

C. Banyak yang melakukan terkadang bukan menjadi alasan yang baik kita mengikuti tindakan mayoritas tersebut. Mestinya setiap tindakan tetap dipertimbangkan baik dan buruknya, bukan dari banyak atau sedikit pelakunya. (Skor 2)

D. Pegawai yang baik akan selalu menjalankan aturan yang berlaku ditempatnya bekerja. (Skor 5)

E. Menjadi pegawai yang baik memang suatu keharusan, namun hindari mengharapkan pamrih. (Skor 4)

4. Jawaban: A

Pembahasan:
A. Menunjukan anda adalah pribadi yang memiliki prinsip. (Skor 5)

B. Panitia seleksi yang baik tentunya harus mengikuti aturan yang ada, yaitu tidak ada hubungan dengan peserta tes. Hubungan yang terjadi selama proses seleksi apalagi mengarah pada tindakan yang tidak baik maka bisa dipastikan itu hanya penipuan. Anda semestinya bisa berpikir karena pola ini sudah banyak terjadi, dan mengantisipasi hal-hal yang demikian meskipun tidak harus mengalami sendiri. (Skor 1)

C. Berpikir sebelum bertindak sangat dianjurkan dalam hal ini. Pikirkan juga dari resiko tindakan yang akan anda ambil, misalnya ada unsur penipuan dari orang yang menghubungi anda, lilitan hutang karena bantuan dana, atau hidup menjadi tidak tenang. (Skor 2)

D. Jika hal ini adalah tindakan yangbaru bisa anda lakukan saat ini, tidak masalah. Kedepannya pikirkan lagi, jangan sampai niat yang tidak baik mengotori usaha anda. (Skor 4)

E. Apabila tidak bisa memikirkan penyelesaian suatu masalah secara sendiri maka ada baiknya meminta pertimbangan dari orang lain yang dipercaya, tentunya memiliki keahlian di bidang yang anda tanyakan. (Skor 3)

5.Jawaban: B

Pembahasan:
A. Sifat otoriter dalam kepemimpinan tidak akan bisa membuat kepemimpinan anda berlangsung lama. (Skor 2)

B. Sebagai pimpinan proyek, sebaiknya selalu memantau dan mengamati perkembangan pekerjaan sehingga hal-hal yang sekiranya bisa mengganggu hasil pekerjaan maka sudah dapat ditangani sebelum terlanjur terjadi. (Skor 5)

C. Mengabaikan hal yang semestinya menjadi tugas seorang pemimpin adalah tindakan permisif. (Skor 1)

D. Introspeksi ke dalam memang harus dilakukan, namun anda selaku pimpinan tetap yang paling bertanggung jawab dan harus mampu memberikan pertanggungjawaban ke publik. (Skor 4)

E. Setelah melakukan penelusuran dan menemukan anak buah yang melakukan kesalahan, bukan berarti melimpahkan seluruh tanggung jawab ke orang tersebut. Bagaimanapun semua juga turut andil atas kesalahan yang terjadi. (Skor 3)

6. Jawaban: E

Pembahasan:
A. Mengalihkan masalah ke orang lain bukanlah hal yang baik karena bisa menjadi fitnah. (Skor 2)

B. Introspeksi diri perlu dilakukan, namun perlu diingat bahwa yang paling harus bertanggung jawab adalah diri anda karena menjadi yang utama dalam hal tersebut. (Skor 4)

C. Merupakan tindakan yang mengabaikan. Apabila hal ini terus anda lakukan maka tidak akan terjadi perubahan dalam diri anda maupun lingkungan. (Skor 1)

D. Anda tidak bisa mengharapkan orang lain selalu berempati dengan anda. Masing-masing orang pastinya memiliki kesibukan sendiri sehingga mesti melihat situasi dan kondisi sebelumnya, karena apabila tidak mengetahui situasi dan kondisi bisa menjadi fitnah. (Skor 3)

E. Menunjukan bahwa anda paham betul aturan mainnya. (Skor 5)

7. Jawaban: D

Pembahasan:
A. Perlu waktu boleh saja, tapi jika terlalu lama maka akan menunjukan kemampuan adaptasi anda lambat. (Skor 3)

B. Menunjukan anda pasif. (Skor 2)

C. Menunjukan sikap dan tindakan anda sebenarnya egois, dan tidak peduli dengan lingkungan. (Skor 1)

D. Menunjukan bahwa anda memiliki kemampuan adaptasi yang baik. (Skor 5)

E. Menunjukan anda tidak skeptis. (Skor 4)

8. Jawaban: C

Pembahasan:
A. Gelar memang diperoleh dengan cara yang tidak mudah, kehormatan juga perlu dijaga, dan tersinggung adalah hal yang wajar. (Skor 2)

B. Namun perlu diwaspadai karena bisa mengarah ke sifat permisif. (Skor 3)

C. Menunjukan sifat yang bijaksana dan mampu mengendalikan diri dengan baik. (Skor 5)

D. Mengingatkan kekeliruan orang lain memang diperlukan. Namun, pribadi yang mempunyai pengendalian diri yang baik tidak akan menunjukan secara terang-terangan di depan umum. Dirinya akan memilih cara mengungkapkan yang lebih halus. (Skor 1)

E. Kekeliruan tersebut masih bisa diperbaiki dengan cara-cara yang baik sehingga tidak perlu dianggap sebagai masalah besar karena masih tergolong mudah ditangani. (Skor 4)

9. Jawaban: B

Pembahasan:
A. Termasuk sikap yang tidak dapat mengendalikan diri dengan baik. (Skor 2)

B. Menunjukan sikap yang bijaksana, mampu mengendalikan diri dan berpikir jernih. (Skor 5)

C. marah adalah hal yang wajar. Pada saat orang marah maka terkumpullah energi. Energi ini perlu disalurkan, orang dengan pengendalian diri yang baik tentunya akan menyalurkan energi ini ke hal-hal positif seperti olahraga. (Skor 4)

D. Mengambil sedikit waktu untuk menenagkan diri atau berfikir ada baiknya. Namun jangan terlalu lama, tanpa permisi sehingga terkesan lari dari masalah. (Skor 3)

E. Menunjukan sikap yang tidak dapat mengendalikan diri dengan baik. (Skor 1)

10. Jawaban: C

Pemabahasan:
A. Batas waktu sudah sangat jelas artinya pekerjaan yang memiliki batas waktu yang terdekat masuk dalam skala prioritas yang harus dikerjakan terlebih dahulu. (Skor 1)

B. Menunjukan sukap tanggung jawab. (Skor 4)

C. Menunjukan semangat berprestasi. (Skor 5)

D. Batas waktu sudah sangat jelas, sehingga yang harus ditaati adalah mengerjakan semaksimal mungkin sebelum batas waktu yang ditentukan. (Skor 2)

E. Perlu memastikan bahwa teman yang dimintai tolong sedang dalam kondisi luang sehingga tidak merepotkan. (Skor 3)


Perlu di ingat bahwa penilaian  berdasarkan skor yang diperoleh dari setiap jawaban yang kamu pilih setiap soalnya. Untuk soal TKP selanjutnya akan di sampung pada part II ya. Karena tidak memungkinkan jika di bahas semua pada satu artikel.

Selanjutnya: Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Part II

Baca Juga: 
Cek Formasi CPNS 2019 Pemerintah Pusat, Kabupaten, Kota dan Provinsi
CPNS Resmi Dibuka, Ini Alur Pendaftaran Dan Syarat-syaratnya
Rincian Gaji CPNS 2019, yakin gak mau jadi ASN?

Resmi, Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka 11 November, Ini Dia Formasi Provinsi, Kabupaten, Kota Dan Pusat

Pendaftaran CPNS 2019 Resmi Dibuka 11 November

Penerimaan calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2019 direncanakan akan dibuka pada tanggal 11 November 2019 secara online melalui situs https://sscasn.bkn.go.id.

Hal ini telah ditandatangani dan diumumkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahjo Kumolo pada Senin (28/10/2019).

Pengumuman tersebut disampaikan melalui surat bernomor B/1069/M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah.

"Benar hari ini saya tandatangani dan mutlak diumumkan," katanya melalui pesan singkat kepada Bisnis, Senin (28/10/2019).

Pengumuman yang tersebar kepada awak media menjelaskan tentang penerimaan CPNS 2019 dilakukan untuk formasi 68 kementerian lembaga dan 462 provinsi kabupaten maupun kota. Pendaftaran direncanakan dimulai pada 11 November 2019 secara melalui SSACN BKN.

Adapun pelamar hanya bisa mendaftar di 1 instansi dan 1 formasi jabatan di kementerian lembaga maupun pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten dan kota.

Formasi CPNS 2019 Provinsi, Kabupaten, Kota Dan Pusat


Terdapat dua dua jenis formasi yang dibuka pada CPNS tahun 2019 ini, yaitu formasi umum dan formasi khusus. Formasi khusus meliputi cumlaude, diaspora, dan disabilitas pada Instansi Pusat dan Daerah, serta formasi khusus putra-putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis pada Instansi Pusat. Sedangkan formasi jabatan yang dibuka adalah tenaga pendidikan, kesehatan, dosen, teknis fungsional, dan teknis lainnya.

Formasi Pemerintah Pusat CPNS 2019
Formasi Pemerintah Pusat CPNS 2019

Formasi Pemerintah Pusat CPNS 2019
Formasi CPNS 2019
Formasi CPNS 2019
Formasi CPNS 2019
Formasi CPNS 2019

Formasi CPNS 2019
Formasi CPNS 2019

Sebagai tambahan informasi, pemerintah tidak membuka formasi tenaga administrasi di tahun ini, karena jumlahnya sudah hampir separuh dari total di Indonesia. Sehingga, pada rekrutmen kali ini, pemerintah fokus membuka formasi untuk jabatan yang berkontribusi memberikan perubahan.

Pemerintah akan membuka 197.111 formasi dengan rincian, instansi pusat sebanyak 37.854 formasi pada 68 kementerian/lembaga dan instansi daerah 159.257 formasi pada 462 pemerintah daerah.


Baca Juga:
Alur Pendaftaran CPNS 2019 Beserta Syarat-syaratnya
Ini Rincian Gaji CPNS 2019 Terbaru, yakin gak mau jadi ASN?
Download Gratis Kisi-kisi Soal Tes CPNS 2019

Sementara itu dari pengumuman tersebut, seleksi kompetensi dasar menggunakan computer assisted test (CAT) direncanakan dimulai pada Februari 2020 dan seleksi kompetensi bidang pada Maret 2020.

Melalui surat yang ditandatangani oleh MenPAN RB, pengumuman lebih lanjut terkait persyaratan pendaftaran dan lain-lain akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara dan instansi masing-masing.

Pemerintah juga mengingatkan agar pelamar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan berkaitan dengan proses penerimaan CPNS 2019.
Notification
Ini adalah popup notifikasi.
Done